Header :

Minggu, 30 Mei 2010

Menyembunyikan Semua Program Dari Start Menu

Tips Menyembunyikan Semua Program Dari Start Menu. Sebenarnya pada kesempatan yang terdahulu, di sini, Tips dan Trik Komputer telah membahas tema yang satu ini yaitu dengan menggunakan fasilitas gpedit.msc. Masih dengan tema yang sama, pada kesempatan kali ini, kita akan menyembunyikan Semua Program dari Start Menu dengan menggunakan fasilitas regedit. Jika kiranya mungkin tips ini bermanfaat, silakan untuk mengikutinya berikut ini.

Langsung saja, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

Pertama, jalankan registry editor dengan cara klik [Start] >> [Run] >> kemudian ketikkan “regedit” (tanpa tanda kutip) dilanjutkan dengan menekan OK atau ENTER hingga akan muncul jendela regedit.

Kedua,

jika kita menghendaki semua program tidak muncul hanya username yang sedang kita gunakan untuk login, masuklah pada

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Policies\

Jika kita menghendaki semua program tidak muncul pada semua username, maka masuklah pada

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Policies\

Ketiga, pada folder policies buatlah DWORD Value baru dengan cara klik kanan pada folder policies kemudian pilih [New] > [DWORD Value] kemudian namai DWORD Value tersebut dengan “NoStartMenuMoreProgram

Keempat, klik double pada DWORD value yang baru saja kita buat tersebut kemudian isi value datanya dengan angka 1, seperti screenshot di bawah ini.

Kelima, kalik OK dan restart komputer

Untuk mengembalikan seperti semula, ubahlah value datanya menjadi 0 atau hapus saja DWORD Value tersebut.

Selamat Mencoba!!

Setting Dial-up Modem GSM dan CDMA

Pada saat ini hampir semua operator telephone selular di Indonesia menyediakan layanan koneksi internet baik itu GSM atau CDMA, selain di wap browser (standar browser untuk handphone), tentu juga bisa di komputer. Untuk di komputer harus dibuatkan setting dialup connection terlebih dahulu, dengan parameter disesuaikan operator selular yang kita pakai.

Berikut adalah settingnya untuk tiap-tiap operator

1. Telkomsel Flash – Halo/Simpati/As (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”flash”


2. Telkomsel GPRS – Halo/Simpati/As (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”


3. Indosat – Matrix – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”



4. Indosat – Mentari – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”


5. Indosat – IM3 – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”


6. Indosat – IM3 – (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”


7. XL – Xplor/Bebas/Jempol (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.xlgprs.net”


8. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Data)
Dial Up Number : #777
User Name : telkomnet@flexi
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=1


9. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Waktu)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0


10. Mobile 8 – Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting :


11. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :


12. Esia (Waktu)
Dial Up Number : #777
User Name : esia
Password : esia
Access Point :
Extra Setting :

Menghubungkan Dua Komputer

Menghubungkan Dua Buah Komputer : Kebetulan saya mempunyai satu unit PC di rumah dan satu buah laptop yang hampir selalu saya bawa ke tempat kerja. Sudah lama saya ingin mengoneksikan kedua perangkat tersebut dengan tujuan mempermudah transfer data dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Kemarin, saya berhasil mengkoneksikan keduanya sehingga ketika saya harus mengcopy dari dan ke gadget-gadget tersebut, tidak perlu lagi mencabut dan menancapkan flash disk dari PC ke laptop maupun sebaliknya. Teman-teman yang kebetulan mempunyai dua buah komputer dan ingin menghubungkannya.

PERALATAN / PERIPHERAL YANG DIBUTUHKAN

Pertama, (tentunya) dua buah komputer atau notebook dengan network card (kartu jaringan) yang biasanya telah “build in” di dalamnya. Pada saat ini, semua komputer atau notebook telah mengikutkan (menanamkan) kartu jaringan ini sebagai perangkat standart (onboard) jadi tidak perlu membeli perangkat kartu jaringan ini.

Kedua, kabel UTP kategori 5 (crossed) dengan panjang sesuai kebutuhan. Harga per meternya berkisar antara tiga ribu hingga empat ribu lima ratus rupiah.

Ketiga, dua buah konektor RJ45, dengan kisaran harga (saat ini) adalah seribu rupiah.

Keempat, tang kerimping yang khusus digunakan untuk memasang kabel UTP pada konektor RJ45.

Berikut cara memasang konektor RJ45 pada kedua ujung kabel UTP tersebut.

Ratakan kedua ujung kabel UTP tersebut dengan menggunakan tang kerimping. Cara pemasangan kabel pada konektor RJ45 adalah dengan skema crossed sebagai berikut.

Jika tidak ingin repot, kita dapat memesan kabel UTP RJ45 (crossed) yang sudah dipasangkan konektor RJ45 pada kedua ujung kabel tersebut di toko-toko komputer terdekat. Kita katakan saja kepada pemilik toko bahwa kita membutuhkan kabel UTP (kabel jaringan crossed) yang akan kita gunakan untuk menghubungkan dua komputer (laptop) tanpa menggunakan perangkat tambahan berupa hub.

Ini berbeda jika kita menggunakan hub maka kita harus menggunakan kabel UTP jenis straight-through. Namun hal ini akan menambah biaya untuk membeli hub tersebut yang harganya berkisar 200 ribuan. Jika memang hanya dua buah komputer yang ingin dihubungkan, kita tidak perlu menggunakan hub karena tanpa perangkat tersebut pun koneksi kedua komputer dapat dilakukan.dan hal ini akan “sedikit” menghemat biaya, kan.


LANGKAH-LANGKAH MENGHUBUNGKAN DUA BUAH KOMPUTER

LANGKAH PERTAMA, tancapkan konektor RJ45 yang ada pada kedua ujung kabel UTP pada slot network card (kartu jaringan) pada masing-masing PC atau notebook. Pastikan lampu indikator (biasanya berwarna hijau) pada kartu jaringan pada kedua komputer menyala. Jika tidak/belum menyala, coba cabut konektornya kemudian tancapkan lagi, siapa tahu cara menancapkannya kurang “pas”, sampai terdengar suara “kleq”. Atau jika masih tidak menyala, kemungkinan kartu jaringannya yang bermasalah.

LANGKAH KEDUA, menentukan & mengatur alamat IP masing-masing komputer. Kedua computer harus mempunyai alamat IP masing-masing yang berbeda satu dengan lainnya.

Cara Melakukan Pengaturan alamat IP adalah sebagai berikut.

1. Klik Start >> Control Panel >> Network Connections hingga tampil jendela Network Connections, seperti di bawah ini.

2. klik kanan icon jaringan yang berada di bawah baris LAN or High-Speed Internet kemudian pilih properties (lihat gambar di atas) sehingga muncul jendela Local Area Connection Properties, seperti gambar di bawah ini.

3. Sorot pada Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik properties hingga muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties seperti di bawah ini.

4. Klik (centangi) pada “Use the following IP address”.

Kemudian pada baris IP address, isikan alamat IP komputer yang kita inginkan, dengan contoh format seperti 192.168.0.1 (biasanya IP 192.168.0.1 ini digunakan untuk IP server). Perlu diketahui bahwa alamat IP sebuah komputer ini tidak boleh sama dengan alamat IP komputer yang lainnya. Yang membedakan hanya angka digit yang terakhir, misalkan kita tentukan alamat IP computer yang lainnya dengan 192.168.0.2, atau bisa juga 192.168.0.3 jika mempunyai banyak computer dalam satu jaringan.

Setelah itu, pada baris “Subnet mask” isikan dengan 255.255.255.0 (biasanya angka ini akan terisi otomatis ketika mengklik OK).

Pada baris “Default gateway” dikosongkan saja. Alamat ini biasanya diisikan pada computer client untuk mengakses internet dari computer server.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK kemudian akan kembali ke jendela Local Area Connection Properties dan sebelum menekan OK lagi, centangi (klik) pada “Show icon in notification area when connected”, hal ini bertujuan agar ketika koneksi sudah berjalan maka akan muncul icon (berupa gambar 2 buah kotak yang berhimpitan) pada kanan bawah.

5. Pengaturan alamat IP untuk satu komputer telah selesai.

Ulangi langkah-langkah tersebut untuk melakukan pengaturan alamat IP pada komputer yang satunya.

LANGKAH KETIGA, setelah melakukan pengaturan alamat IP berhasil, sekarang lakukan test koneksi kedua buah computer tersebut dengan cara ketik ping diikuti alamat IP dari satu computer ke computer yang lain dan kemudian lakukan sebaliknya.

Caranya,

Sebagai contoh, pada komputer dengan alamat IP 192.168.0.2 lakukan ping ke alamat IP komputer lain, misalnya ke 192.168.0.1 dengan cara >>>

Klik Start >> Run >> kemudian ketikkan ping 192.168.0.1 kemudian tekan OK atau ENTER (atau juga bisa lewat DOS Command) dan jika memang koneksi sukses, maka pada layar akan menampilkan pesan seperti di bawah ini.

Jika koneksi belum berhasil, maka pesannya adalah “Request timeout”, jika demikian coba restart kedua komputer tersebut atau lanjutkan pada tahap berikut ini.

LANGKAH KEEMPAT, melakukan konfigurasi dan pengaturan sebagai berikut.

Klik Start >> Control Panel >> Network Setup Wizard hingga akan muncul jendela Network Setup Wizard”, seperti di bawah ini.

Kemudian klik next hingga akan muncul jendela berikutnya, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya untuk memilih jenis atau metode koneksi, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebihnya demikian)

Opsi pertama, computer ini terhubung ke internet dan computer lainnya dalam jaringan ini akan terhubung ke internet melalui computer ini.

Opsi kedua, computer ini terhubung ke internet namun melalui computer lain dalam jaringan ini.

Opsi ketiga, metode lainnya.

Jika tidak ingin untuk koneksi internet, kita dapat memilih opsi “other” dan lanjutkan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, pilihan metode lainnya, seperti di bawah ini.

Keterangan (kurang lebih)

Opsi pertama, computer ini dan computer lainnya dalam jaringan tersebut terhubung ke internet melalui hub.

Opsi kedua, computer ini suatu saat akan kita hubungkan dengan internet namun tidak sekarang.

Opsi ketiga, computer ini hanya terhubung ke jaringan local yang tidak terhubung ke internet.

Sementara ini kita dapat memilih opsi ketiga “This computer belongs to a network that does not have an internet connection” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, untuk menamai computer beserta deskripsinya, seperti di bawah ini.

Kemudian isikan deskripsi computer kita, misalnya “Ini Komputer ABC” atau dengan deskripsi yang lain pada baris “Computer description”.

Isikan juga nama computer kita sesuka kita, boleh menggunakan huruf maupun angka, maksimal 15 caracter, sebaiknya tidak menggunakan spasi, dalam contoh ini saya beri nama “ABC”.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela berikutnya, menamai workgroup, seperti di bawah ini.

Kemudian namai workgroup sesuka kita yang penting untuk semua computer mempunyai workgroup yang sama, jika tidak ingin merubahnya lanjutkan dengan menekan next lagi hingga akan muncul jendela berikutnya, sharing file dan printer, seperti di bawah ini.

Salah satu tujuan menghubungkan dua buah computer (atau lebih) adalah untuk berbagi (share) file atau printer oleh karena itu, pilih opsi “Turn on file and printer sharing”. Namun jika tidak ingin men-share-nya, kita dapat mencentangi opsi “Turn off file and printer”.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan nama dan deskripsi serta workgroup computer juga bahwa share file and printer adalah aktif, seperti di bawah ini.

Lanjutkan dengan menekan next lagi hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa system sedang melakukan konfigurasi jaringan, sebagai berikut.

Kemudian beberapa saat hingga muncul jendela yang memberitahukan bahwa konfigurasi jaringan telah dilakukan, seperti di bawah ini.

Pilih saja “Just finish the wizard, I don’t need to run the wizard on the computers” kemudian lanjutkan dengan menekan next lagi sehingga muncul jendela pemberitahuan bahwa wizard telah sukses, seperti di bawah ini.

Kemudian klik finish dan biasanya computer minta untuk direstart (memang harus direstart).

LANGKAH KELIMA, dengan demikian proses untuk mengkonfigurasi jaringan pada kedua computer kita telah selesai kemudian pastikan icon LAN yang berada di kanan bawah muncul dengan status “connected”, seperti icon di bawah ini.

Atau klik kiri pada icon tersebut maka kita akan mendapati jendela Local Area Connection Status, seperti di bawah ini.

LANGKAH KEENAM, Selesai.

Sampai dengan langkah ini, kita telah berhasil menghubungkan dua buah computer atau laptop.

Selanjutnya agar kedua computer dapat saling berbagi (share) file atau folder maka kita harus melakukan pengaturan (konfigurasi) terlebih dahulu, dan berikut ini langkah-langkahnya.


SHARING FILE, FOLDER, DAN DRIVE

Seperti yang kita tahu bahwa sebuah file dan file lainnya berada di dalam folder dan folder sendiri berada di dalam drive. Artinya bahwa jika kita telah men-sharing foldernya maka secara otomatis file-file yang berada di dalamnya juga ikut ter-sharing. Begitu juga dengan drive yang telah disharing maka folder-folder yang ada di dalamnya akan menjadi “berstatus shared” juga.

Dengan demikian, jika kita hanya menginginkan semua folder dalam suatu drive disharing maka kita langsung men-sharing drive-nya namun jika tidak, kita dapat men-setting sharing untuk folder-folder tertentu saja.

Berikut ini saya berikan contoh-contoh langkah-langkah untuk melakukan pengaturan sharing untuk drive tertentu pada salah satu computer, yaitu drive D.

Pertama, buka Windows Explorer (atau My Computer) kemudian klik kanan pada drive D kemudian pilih Sharing and Security,.. hingga muncul jendela seperti di bawah ini.

Kedua, kemudian klik “If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here” hingga akan muncul jendela seperti di bawah ini.

Ketiga, pada Network sharing and security, beri centang pada “Share this folder on the network”.

  • Kita dapat mengganti share name dengan teks yang lain. Share name ini yang akan terlihat oleh computer lain dalam satu jaringan tersebut.
  • Kita dapat juga mencentangi “Allow network users to change my files” agar kita yang bekerja pada computer yang satu dapat mengekplorasi file atau folder pada computer yang lain.

Jika sudah, lanjutkan dengan menekan OK atau Apply dan tunggu beberapa saat karena system yang sedang melakukan konfigurasi, seperti di bawah ini.

Jika prosesnya berhasil maka kita dapat melihat tanda “tangan mempersilakan” pada drive D yang telah kita setting menjadi “sharing”, seperti gambar di bawah ini.

Dan untuk mengetahui bahwa drive tersebut sudah “shared” kita dapat melihatnya pada “My Network Places” (pada Windows Explorer) dari kedua komputer, seperti di bawah ini.

Pada screenshot di atas, kita dapat melihat drive D yang terlihat bima (D) on Ini Komputer ABC (ABC). Bima adalah nama dari drive D, Ini Komputer ABC adalah deskripsi dari computer sedangkan (ABC) adalah nama computer.

Jika kita memberikan share nama “D” dan juga tidak memberikan deskripsi dari computer maka akan terlihat D on ABC, yang artinya drive D di computer ABC.

Di atas adalah contoh konfigurasi untuk men-sharing drive. Sedangkan untuk sharing folder mempunyai prosedur yang sama.

Keempat, selesai.

Sampai di sini, kita sudah dapat menghubungkan dua buah computer dan juga melakukan konfigurasi untuk sharing file, folder, atau drive.

Semoga bermanfaat!!

Cara Membuka Files Yang di Hidden

hmm …
nie trick yg lumayan mudah nie ..
misal kalian maen internet di warnet, susah banged kahn kalian menemukan kaia Run gga muncul, cmd gga bisa di akses, etc ..
tenang smua bisa kalian akalin dan cukup mudah bisa dilakukan ..
ok gag sah banyag cocot ea ..

awal buka ===>> GPEdit.msc ( klo lom tw bisa dibuka di C:\Windows\System32\GPEdit.msc ) <– double klik

trus …

—————————————— start. ——————————————
————————————— GPEdit.msc —————————————

1. Jika Klik Kanan di Desktop tidak bisa
Masuk Ke GPEdit.msc
Masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/Desktop]
- Disable (Hide and disable all items on the desktop)

Jika MyComputer tidak ada
- Disable (Remove My Computer icon on the Desktop)

2. Jika Ingin mengubah properties pada taskbar start menu
masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/Start Menu and Taskbar]
- Disable (Prevent changes to Taskbar and Start Menu Settings)

Jika Menu Run tidak muncul
- Disable (Remove Run menu from Start Menu)

Jika menu pada taskbar saat klik kanan tidak muncul
- Disable (Remove access to the context menus for the taskbar)
3. Apabila Control Panel tidak bisa di akses
Masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/Control Panel]
- Disable (Prohibit access to the Control Panel)

4. Jika Command Prompt tidak bisa di akses
Masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/System]
- Disable (Prevent access to the command prompt)

Jika Registry Editor tidak bisa di akses
- Disable (Prevent access to registry editing tools)

5. Jika Task Manager tidak bisa di akses
Masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/System/Ctrl+Alt+Del Options]
- Disable (Remove Task Manager)

6. Jika Folder Options pada Windows Explorer tidak muncul
Masuk ke [User Configuration/Administrative Templates/Windows Component/Windows Explorer]
- Disable (Remove these Folder Options menu item from the Tools menu)

Jika Windows Key tidak berfungsi
- Disable (Turn off Windows+X hotkeys)

————————————— GPEdit.msc —————————————
——————————————- end ——————————————–

==> Setelah GPEdit.msc terbuka baru buka Registry Tools
caranya:

C:\Windows\System32\regedit.exe <– double Click — atau — C:\Windows\regedit.exe <– double Click

—————————————— start. ——————————————
————————————— Regedit. —————————————

Regedit4

[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\ResearchMachines\NOATTRIB.VXD]
“loadvxd”=dword:00000000

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDrives”=dword:00000000
“LinkResolveIgnoreLinkInfo”=dword:00000000
“NoFolderOptions”=dword:00000000
“ClearRecentDocsOnExit”=dword:00000000
“NoTrayContextMenu”=dword:00000000
“EnforceShellExtensionSecurity”=dword:00000000
“NoPrinterTabs”=dword:00000000
“NoDeletePrinter”=dword:00000000
“NoAddPrinter”=dword:00000000
“NoRun”=dword:00000000
“NoSetFolders”=dword:00000000
“NoSetTaskbar”=dword:00000000
“NoClose”=dword:00000000
“NoViewContextMenu”=dword:00000000

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]
“DisableRegistryTools”=dword:00000000
“NoDispScrSavPage”=dword:00000000
“NoDispAppearancePage”=dword:00000000
“NoDispSettingsPage”=dword:00000000
“NoAdminPage”=dword:00000000
“NoProfilePage”=dword:00000000
“NoDevMgrPage”=dword:00000000
“NoConfigPage”=dword:0000000
“NoFileSysPage”=dword:00000000
“NoDispCPL”=dword:00000000
“NoDispBackgroundPage”=dword:00000000
“NoVirtMemPage”=dword:00000000

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network]
“NoFileSharingControl”=dword:00000000
“NoPrintSharingControl”=dword:00000000
“NoNetSetup”=dword:00000000
“NoNetSetupIDPage”=dword:00000000
“NoNetSetupSecurityPage”=dword:00000000
“NoEntireNetwork”=dword:00000000
“NoWorkgroupContents”=dword:00000000

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WinOldApp]
“NoRealMode”=dword:00000000
“Disable”=dword:00000000

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop]
“NoHTMLWallPaper”=dword:00000000
“NoChangingWallPaper”=dword:00000000
“NoCloseDragDropBands”=dword:00000000
“NoMovingBands”=dword:00000000
“NoAddingComponents”=dword:00000000
“NoDeletingComponents”=dword:00000000
“NoEditingComponents”=dword:00000000
“NoClosingComponents”=dword:00000000

[HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoFolderOptions”=dword:00000000

[HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]
“DisableCMD”=dword:00000000
“DisableRegistryTools”=dword:00000000

[HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Advanced]
“Hidden”=dword:00000000
“HideFileExt”=dword:00000000
“ShowSuperHidden”=dword:00000000

————————————— Regedit. —————————————
——————————————- end ——————————————–

==> Setelah regedit.exe terbuka baru ubah password administrator <– (Ini yang di tunggu2x) caranya: C:\Windows\System32\compmgmt.msc <– double Click

—————————————— start. ——————————————
———————————— Administrator. ————————————-

Pilih: - Computer Management (Local)/System Tools/Local Users and Groups/User

- Klik kanan Administrator -> Set Password

- Ketik New Password: **********
Confirm Password: **********

Selesai deh!!!!!!!!!!!!!

———————————— Administrator. ————————————-
——————————————- end ——————————————–

Jika tidak bisa sama sekali klik kanan di Windows Explorer masih ada trik tertentu
caranya:
- Masuk ke Folder misalnya: C:/Windows/System32
- Trus klik salah satu file dalam folder itu
misalnya: TaskMgr.exe
- Kemudian klik menu File pada Win Explorer
- Run as…
- Klik The following user -> Masukkan passwordnya
Username: Administrator
Password: ********
- Selesai
NB: Cara ini dilakukan jika kita sudah mendapatkan password administrator seperti yang telah
kita pelajari di atas. jika semua cara di atas masih ngga bisa jg berarti masih ada cara
lain silakan anda temukan sendiri, selamat mencoba

Contoh lain2nya dibawah ini………..

1. Membuka MSConfig dari Windows Explorer
Caranya:
C:\WINDOWS\pchealth\helpctr\binaries\MSConfig.exe

2. Membuka Sysedit dari Windows Explorer
Caranya:
C:\Windows\System32\Sysedit.exe

3. Membuka Task Manager
Caranya:
C:\Windows\System32\taskmgr.exe

4. Membuka Services.msc
Caranya:
C:\Windows\System32\services.msc

5. Membuka Disk Management System (Melihat Partisi Harddisk)
Caranya:
C:\Windows\System32\diskmgmt.msc

6. Membuka Computer Management Services
Caranya:
C:\Windows\System32\compmgmt.msc

7. Membuka Shortcut to desktop
Caranya:
C:\Windows\System32\Show Desktop

8. Membuka Defragment
Caranya
C:\Windows\System32\dfrg.msc

semoga bermanfaat-….

Cara Mengembalikan Data Yang terhapus

Teman-teman pasti sudah pernah mengalami hal ini, dimana data kita dengan tidak sengaja terhapus dan kita binggung bagaimana cara mengembalikannya???Mungkin jika tidak sengaja terdelete namun di Recycle bin masih tertampung,mudah saja tinggal buka Recycle Bin klik2x file yang baru di delete tadi lalu klik restore,selesai…namun jika di Recycle bin data tersebut tidak ada??lalu bagaimana??

Download tulisan lengkap di:Kembalikan dataku

PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan.

Permasalahan: Anda menekan tombol power untuk mengaktifkan PC Anda, namun PC tidak menunjukkan tandatanda kehidupan. Apa yang terjadi?

Solusi: Jika hal ini terjadi pada PC Anda, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap.

Langkah 1: Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Langkah 2: Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC Anda. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan mebuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Adakalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa catuan daya dari konektor ini.

Langkah 3: Ini akan cukup merepotkan. Lakukan pengecekan perangkat utama satu persatu. Yang dimaksud adalah CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik. Sebab katakanlah jika CPU rusak, sistem tidak akan menyala sama sekali. Demikian juga jika motherboard rusak. Terutama untuk urusan catu dayanya (MOSFET, jalur daya pa
Simpan Sekarang
da PCB dan seterusnya). Ini juga akan menyebabkan PC tidak akan bereaksi sama sekali.

Cara memperbaiki Floppy Disk

Kerusakan Pada Floppy Disk : Tidak Terdeteksi/ Lampu Led Nyala Terus/ Flopyy Disk Error
Periksa kabel data, ada kemungkinan kabel data terbalik masang, catatan : kabel dengan ujung berwarna merah adalah yang harus dipasang pada pin pertama.
Coba anda restart lagi, biasanya kalau sudah terdeteksi, pesan error “floppy disk error” tidak akan muncul dan lampu akan menyala sesaat diikuti oleh gerakan dan suara dari floppy disk

Kerusakan Pada Floppy Disk : Tidak Bisa Baca/ Tulis pada Disket
Coba anda cek dulu apakah disketnya bagus?
Lepaskan penutup/ cover floppy
Bersihkan dengan sangat hati-hati menggunakan kuas
Lihat kepala head atas dan bawah, apakah ada kotoran menempel, jika ada bersihkan menggunakan cottonbud (korek kuping) yang telah dibasahi oleh alcohol, kemudian coba anda bersihkan kotoran yang menempel di kepala head atas dan bawah. (dalam pengerjaan anda harus ekstra hati-hati, karena kalau tidak kedua head tersebut akan rusak).
Kalau masih tidak bisa baca/ tulis coba anda longgarkan kedua baut head, kemudian anda atur head apakah ke depan-belakang atau ke pinggir sambil mengaktifkan floppy disknya supaya bisa baca disket.